Activity

  • amir atul posted an update 5 months, 3 weeks ago

    Jenis-jenis Benang yang Sering di Gunakan Bagi Kaos Polos
    posted by Grosir Kaos Polos | Polos.co.id on September 26, 2012
    JENIS-JENIS BENANG YANG SERING DI GUNAKAN UNTUK KAOS POLOS

    Seperti yang anda ketahui, bahan dasar dari seluruh pakaian ialah benang. Untuk sebuah benang menjadi kain kaos, mesti melewati proses dirajut atau knitting. Baik jenis benang maupun tipe rajutan pada kain kaos berbeda-beda.
    JENIS BENANG UNTUK KAOS POLOS

    1. BENANG 20S.

    Biasanya dipakai bilamana kita menghendaki ketebalan atau gramasi bahan kaos antara 180 hingga dengan 220 Gram/Meter persegi guna jenis rajutan Single Knitt.

    2. BENANG 24S

    Biasa dipakai bilamana kita menghendaki ketebalan atau gramasi bahan kaos antara 170 hingga dengan 210 Gram / meter persegi guna jenis rajutan Single Knitt.

    3. BENANG 30S

    Biasa dipakai bilamana kita menghendaki ketebalan atau gramasi bahan kaos antara 140 hingga dengan 160 Gram / meter persegi guna jenis rajutan Single Knitt atau Gramasi 210 hingga dengan 230 Gram / meter persegi guna jenis rajutan Double Knitt.

    4. BENANG 40 S

    Biasa dipakai bilamana kita menghendaki ketebalan atau gramasi kaos antara 110 hingga dengan 120 Gram / meter persegi guna jenis rajutan Single Knitt atau Gramasi 180 hingga dengan 200 Gram / meter persegi guna jenis rajutan Double Knitt.

    JENIS RAJUTAN

    1. SINGLE KNITT (Contoh. Combed 20’S, S nya ialah single knitt)
    Pengertian teknisnya ialah rajutan jarum single. Penggunaan melulu satu permukaan atau kaos tidak dapat dibolak-balik (2 permukaan). Jenis rajutan rapat, bahan padat, tidak cukup lentur (stratching). Sebagian besar produk kaos polos yang terdapat di pasaran ialah memakai jenis rajutan Single Knitt.

    2. DOUBLE KNITT (Contoh. Combed 20’D, D nya ialah double knitt)
    Pengertian teknisnya ialah rajutan Jarum Double sampai-sampai pemakaiannya dapat dibolak-balik (atas bawah tidak masalah). Jenis rajutan tidak rapat, bahan kenyal, lembut, dan lentur. Produk kaos yang biasa menggunakan rajutan jenis ini ialah pakaian guna bayi (baby) dan anak-anak (Kid’s). Ada beberapa orang menyebut bahan ini dengan sebutan Interlock.

    3. LACOSTE
    Pengertian teknisnya ialah rajutan texture / corak. Penggunaan tidak dapat dibolak-balik. Jenis rajutan bertexture, bulat, kotak, atau serupa** segitiga kecil-kecil. Sebagian orang terdapat yang menyinggung bahan ini Pique atau Cuti, dan melulu lazim dipakai untuk Polo Shirt atau Kaos Kerah.

    4. STRIPER atau YARN DYE
    Pengertian teknisnya ialah rajutan kombinasi benang warna (Yarn Dye). Penggunaan tidak dapat di bolak-balik. Jenisnya dapat Single Knitt maupun Double Knitt. Finishing mesti openset / belah. Orang awam menyinggung bahan ini dengan sebutan bahan salur / warna-warni. Biasa dipakai untuk produk kaos dewasa (Pria, Wanita, T-Shirt, maupun Polo Shirt).

    5. DROP NEEDLE
    Pengertian teknisnya ialah rajutan dengan variasi cabut jarum. Penggunaannya dapat di bolak-balik. Jenis rajutan texture garis lurus vertikal, lembut, dan lentur. Produk kaos ini tidak sedikit digunakan guna Rib Leher (T-Shirt), Ladies T-Shirt Body Fit, dan kaos singlet. tempat pembuatan sablon terbaik dan murah hanya di jasa sablon surabaya dengan kwalitas yang baik dan harga yang murah, anda bisa kunjungi situs kami di suksessablon.com.

    Seperti yang anda ketahui, bahan dasar dari seluruh pakaian ialah benang. Untuk sebuah benang menjadi kain kaos, mesti melewati proses dirajut atau knitting. Baik jenis benang maupun tipe rajutan pada kain kaos berbeda-beda.

    JENIS BENANG

    1. BENANG 20S.

    Biasanya dipakai bilamana kita menghendaki ketebalan atau gramasi bahan kaos polos antara 180 hingga dengan 220 Gram/Meter persegi guna jenis rajutan Single Knitt.

    2. BENANG 24S

    Biasa dipakai bilamana kita menghendaki ketebalan atau gramasi bahan kaos antara 170 hingga dengan 210 Gram / meter persegi guna jenis rajutan Single Knitt.

    3. BENANG 30S

    Biasa dipakai bilamana kita menghendaki ketebalan atau gramasi bahan kaos antara 140 hingga dengan 160 Gram / meter persegi guna jenis rajutan Single Knitt atau Gramasi 210 hingga dengan 230 Gram / meter persegi guna jenis rajutan Double Knitt.

    4. BENANG 40 S

    Biasa dipakai bilamana kita menghendaki ketebalan atau gramasi bahan kaos antara 110 hingga dengan 120 Gram / meter persegi guna jenis rajutan Single Knitt atau Gramasi 180 hingga dengan 200 Gram / meter persegi guna jenis rajutan Double Knitt.

    JENIS RAJUTAN

    1. SINGLE KNITT (Contoh. Combed 20’S, S nya ialah single knitt)
    Pengertian teknisnya ialah rajutan jarum single. Penggunaan melulu satu permukaan atau kaos tidak dapat dibolak-balik (2 permukaan). Jenis rajutan rapat, bahan padat, tidak cukup lentur (stratching). Sebagian besar produk kaos yang terdapat di pasaran ialah memakai jenis rajutan Single Knitt.

    2. DOUBLE KNITT (Contoh. Combed 20’D, D nya ialah double knitt)
    Pengertian teknisnya ialah rajutan Jarum Double sampai-sampai pemakaiannya dapat dibolak-balik (atas bawah tidak masalah). Jenis rajutan tidak rapat, bahan kenyal, lembut, dan lentur. Produk kaos yang biasa menggunakan rajutan jenis ini ialah pakaian guna bayi (baby) dan anak-anak (Kid’s). Ada beberapa orang menyebut bahan ini dengan sebutan Interlock.

    3. LACOSTE
    Pengertian teknisnya ialah rajutan texture / corak. Penggunaan tidak dapat dibolak-balik. Jenis rajutan bertexture, bulat, kotak, atau serupa** segitiga kecil-kecil. Sebagian orang terdapat yang menyinggung bahan ini Pique atau Cuti, dan melulu lazim dipakai untuk Polo Shirt atau Kaos Kerah.

    4. STRIPER atau YARN DYE
    Pengertian teknisnya ialah rajutan kombinasi benang warna (Yarn Dye). Penggunaan tidak dapat di bolak-balik. Jenisnya dapat Single Knitt maupun Double Knitt. Finishing mesti openset / belah. Orang awam menyinggung bahan ini dengan sebutan bahan salur / warna-warni. Biasa dipakai untuk produk kaos dewasa (Pria, Wanita, T-Shirt, maupun Polo Shirt).

    5. DROP NEEDLE
    Pengertian teknisnya ialah rajutan dengan variasi cabut jarum. Penggunaannya dapat di bolak-balik. Jenis rajutan texture garis lurus vertikal, lembut, dan lentur. Produk kaos ini tidak sedikit digunakan guna Rib Leher (T-Shirt), Ladies T-Shirt Body Fit, dan kaos singlet.